Tak Maju Lagi, Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Metro Menangis

 Tak Maju Lagi, Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Metro Menangis

Nyokabar Metro. Isak tangis Sekretarsi Fraksi Partai Gerindra Ariyanto mewarnai jalanya rapat paripurna DPRD Kota Metro, Selasa 27 Nopember 2018.

Rapat paripuna dengan agenda penyampain padangan umum fraksi atas racangan peraturan daerah (raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019 itu dipimpim Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda.

Ariyanto menangis haru saat menyampaikan pandangan umu Fraksi Partai Gerindra peda rapat paripurna tersebut.

”Ini rapat paripurna penganggaran saya yang terakhir. Saya mohon maaf kepada bapak dan ibu. Saya juga minta maaf kepada masyarakat, karena usulan-usulanya belum bisa saya kawal dengan baik,” kata Ariyanto terisak meneteskan air mata.

Diketahui, pada pemilu legislatif tahun 2019 mendatang, Ariyanto memutuskan untuk tidak kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD.

Dalam paripurna tersebut, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Metro yang dibacakan Priyatmoko, meminta pemkot setempat dapat mengaggarkan bantuan jamban kepada masyarakat yang belum memiliki jamban.

”Di Kota Metro ini masih ada 0,72 persen warga yang masih belum memiliki jamban dan baru delapan dari 22 kelurahan di Kota Metro yang dinyatakan open defecation free (ODF),” katanya.

Selain itu, Fraksi PDIP juga meminta Pemkot Metro meninjau ulang program gerakan membangun Bumi Sai Wawai (BSW). Hal itu, karena banyak keluhan dari masyarakat terkait tidak adanya ongkos tukang dan banyaknya anggaran yang tidak terserap.

”Akan lebih baik untuk menumbuhkembangkan gotong royong. Program ini (BSW) dialihkan untuk pembangunan fasilitas umum seperti pembangunan gardu, bantaun peningkatan ekonomi kerakyatan, penambahan anggaran untuk pembangunan masjid/musola, TPA dan bantuan untuk fasilitas rukun kematian,” paparnya. (*)

 

Tinggalkan Komentar Anda

Related post