Tolak Omnibuslaw, AMLUB Geruduk Kantor DPRD Lampura

 Tolak Omnibuslaw, AMLUB Geruduk Kantor DPRD Lampura

Nyokabar.com. Lampung Utara – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Utara Bergerak gelar unjuk rasa penolakan terhadap undang-undang Omnibuslaw. Senin (12/10/2020).

Gabungan tiga organisasi kemahasiswaan PMII, HMI dan IMM melakukan longmarch dari halaman kantor Pemkab setempat menuju tugu Payan mas, dilanjutkan ke kantor DPRD Lampura.

Dalam orasinya, Afat Satria dari PMII Lampung Utara menyatakan sikapnya mosi tidak percaya terhadap pemerintah dan DPR RI. Kemudian menolak pengesahan Omnibuslaw UU Cipta kerja, meminta presiden menerbitkan PerPU. Kemudian kepada ketua DPRD Lampung Utara dan ke 44 anggota lainnya untuk menandatangani fakta integritas.

Setelah masuk kedalam kantor DPRD Lampung Utara peserta aksi dari aliansi mahasiswa Lampung Utara bergerak berkumpul di halaman. Saat itu, ketua DPRD Lampung Utara Romli beserta beberapa anggota dewan menemui peserta aksi.

Peserta aksi juga sempat istirahat dan melakukan solat berjamaah. Mereka juga meminta kepada ketua DPRD untuk ikut serta solat Dzuhur berjamaah di halaman kantor setempat.

Sementara itu di tempat yang sama, Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudo Martono mengimbau kepada mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya dilakukan dengan tidak anarkis.

“Silahkan sampaikan aspirasi dengan damai,” katanya dihadapan ratusan mahasiswa di halaman Gedung DPRD Lampura.

Dalam mengamankan aksi aliansi mahasiswa lampung utara bergerak, pihaknya menurunkan sebanyak 250 personel dari POLRI. Selain itu pihaknya mendapatkan bantuan dari TNI AD, sebanyak 75 personel. Dan juga bantuan dari Bri-mob Polda Lampung sebanyak 100 orang.

Pantauan dilokasi, Peserta sempat saling mendorong untuk merangsek kantor DPRD setempat. Namun bisa di antisipasi oleh Kapolres dengan melakukan komunikasi peserta.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Tinggalkan Komentar Anda

Related post